Leave a comment

Proyek Siluman di Depkumham Sumbar


Ditulis oleh Mingguan BAKINNews
Sabtu, 06 November 2010 07:26

Pematangan Lahan Ditenggarai Mark-Up

Pasaman Barat (Sumbar), BAKINNews—Jika masyarakat bersalah maka penegak hukumlah yang akan menindaknya. Namun, jika penegak hukum yang bersalah, siapa yang akan menindaknya? Hal ini diduga terjadi dikalangan Depkumham Sumbar.

Betapa tidak, menyorot proyek misterius yang diprakarsai oleh Departemen Hukum dan Hak Azasi Manusia Propinsi Sumatera Barat di Kab. Pasaman Barat ini terkesan penuh tanda tanya. Pekerjaan tanpa plang merek ini menyebabkan publik tidak mengetahi apa sebenarnya yang akan dibangun dilokasi tersebut, selain itu publik juga tidak dapat kejelasan tentang siapa pelaksana proyek, berapa anggaran biaya yang akan dihabiskan?

Sebagaimana pantauan BAKINNews dilapangan, proyek siluman yang berlokasi di Padang Tujuh Kec. Pasaman Kab. Pasaman Barat ini, terlihat beberapa kejanggalan dalam pelaksanaannya. Salah satu kejanggalan tersebut adalah ikut sertanya kendaraan Pick Up merek Mitsubishi plat merah dalam mengangkut keperluan material pada pekerjaan proyek tersebut. Selain itu, pekerjaan juga terkesan amburadul dalam pematangan lahan, sehingga menimbulkan indikasi mark-up pada pelaksanaan proyek di Depkumham Sumatera Barat ini.

Salah seorang warga yang tinggal disekitar area proyek tersebut mengatakan, bahwa “pekerjaan proyek itu sudah lama juga dilaksanakan, tapi kami tidak tahu siapa kontraktornya,” papar ujang.

Kemudian ketika ditanya tentang keikutsertaan kendaraan Mitsubishi Pick Up plat merah dalam mengangkut material dalam pelaksanaan proyek siluman tersebut, ujang mengakui kebenaran hal itu.

“Kalau dihitung-hitung, lebih dari sepuluh kali dalam sehari mobil plat merah itu hilir mudik disini membawa material,” jelasnya diakhir pembicaraan.

Sedangkan seseorang yang disebut-sebut namanya selaku orang kepercayaan dalam pelaksanaan proyek di Depkumham itu yakni Firdaus, ketika dikonfirmasi melalui Hp-nya 0813742140xx mengatakan, bahwa dirinya tidak tahu apa-apa dalam hal ini. “Saya hanya pekerja biasa dalam mengoperasikan alat berat (operator) pada proyek ini. Jadi sampai sekarang Saya pun tidak tahu apa nama perusahaan yang mengerjakan proyek itu,” jelasnya.

Dengan demikian terbuktilah sudah, bahwa proyek yang kabarnya pengerjaan pematangan lahan dengan pagu dana Rp. 792.551.000,-, ini penuh dengan misteri dan indikasi kecurangan. Namun sayangnya, sampai saat ini belum ada pihak terkait yang berani untuk mengusut secara tuntas tentang pelaksanaan proyek tersebut.

Hal ini mungkin dikarenakan pekerjaan tersebut miliknya “orang berkuku tajam” dibidang hukum. Namun demikan, meskipun hal itu terjadi pasti suatu saat akan terbongkar juga. Sebab, sepandai-pandainya menyembunyikan bangkai pasti baunya akan tercium jua. BIN 114

Sumber: BakinNews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: