Leave a comment

Pemkab Pasbar Terus Genjot Pelebaran Jalan


PASAMAN BARAT, SOUpaya pelebaran jalan di kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) terus digenjot dan menjadi acuan utama dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang digelar oleh pemerintah setempat.
Musrenbang yang digelar di aula kantor Bupati Pasbar itu, bertujuan untuk menyelaraskan sasaran dan prioritas pembangunan kedepan dalam rangka mempercepat Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pasbar  tahun 2012.
Bupati Pasbar Drs. H. Baharuddin R, MM saat membuka Musrenbang menyampaikan, pembangunan pelebaran ruas jalan di Kabupaten Pasbar menjadi perioritas utama dalam percepatan pembangunan, namun sampai sekarang belum terlaksana sepenuhnya.
Menurutnya, pembangunan pelebaran sarana jalan di Pasbar sudah sangat mendesak sekali, baik itu jalan jalur dua Simpang Ampek (jalan protokol) maupun jalan negara Manggopoh – Air Bangis. Bahkan Pemkab Pasbar telah mengalokasikan dana ganti rugi melalui APBD Pasbar tahun 2012, sebut Bahar.
Namun sangat disayangkan, upaya Pemkab Pasbar melakukan pelebaran jalan di daerah itu terkendala UU Agraria yang baru soal pembebasan tanah, karena masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP).
“Saya minta Kepala Dinas PU berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), jangan karena UU Agraria yang belum keluar PP-nya pembangunan jalan kita di Pasbar ini terlambat pula,” sebut Bahar.
Pasalnya lanjut Bahar, sebagai pusat pemerintahan, Simpang Ampek sebagai pusat Kota Pasaman Barat harus dibenahi secepat mungkin, baik jalan jalur dua, tugu logo Sawit dan infrastruktur lainnya.
“Sejak zaman Belanda jalan Simpang Ampek sempit seperti ini juga, saya menginginkan jalannya lebar dan bagus,” sebut Bahar.
Untuk mempercepat pembangunan di Pasbar, Baharuddin juga mengintruksikan kepada Dinas Perhubungan dan PU, agar segera merealisir sejumlah proyek strategis yang telah dibuat pemerintah. Diantaranya realisasi operasional bandara udara Kapa Laban Luhak Nan Duo, Pelabuhan Teluk Tapang di Aia Bangih.
Bahkan ditargetkan Pelabuhan Teluk Tapang kebanggaan masyarakat Pasbar itu rampung tahun 2013 ini, sebagai transportasi laut guna kelancaran perekonomian masyarakat.
“Apalagi Kabupaten tetangga kita, Kabupaten Pasaman buka tambang, tentu tidak ada jalan lain kecuali melalui Teluk Tapang ke luar negeri.
Oleh karena itu, semua pembangunan yang kita lakukan tak mungkin dari Pemkab Pasbar saja, tetapi perlu sokongan juga dari DPRD Pasbar. Banyak catatan-catatan pembangunan yang muluk-muluk berkembang, tetapi saya ingin direalisir segera dan secepat mungkin,” sebut Bahar.
Musrenbang yang digelar itu, selain dihadiri oleh Bappeda Provinsi, juga dihadiri unsur Muspida, Kepala Bappeda Drs.Yasri Urisyah, Sekretaris Asmayulis, SH, M.Si., kepala SKPD, camat dan LSM se Pasbar.
Dilaporkan : Gatot

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: