Leave a comment

Rp 72 Miliar untuk Kemiskinan


Padang, pasamanbarat.com —Pemerintah  Sumbar mengalokasikan anggaran sebesar Rp 72 miliar untuk pengentasan kemiskinan. Penanganannya dilakukan lintas satuan kegiatan perangkat daerah (SKPD) sehingga lebih terarah dan tepat sasaran.
Saat ini, tercatat  jumlah penduduk miskin, hampir miskin dan rawan miskin di Sumbar sebanyak 410.102 kepala keluarga (KK). Penanganan secara terpadu itu diharapkan dapat menyentuh lapisan miskin pada masyarakat paling bawah.
Hal  ini diungkapkan Kepala  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah  (Bappeda)  Sumbar  Rahmad Syahni  kepada Padang Ekspres pekan lalu. “Untuk upaya pengentasan kemiskinan kami telah menyiapkan program  terpadu. Di mana  penanganan kemiskinan dilakukan dari berbagai lintas dinas dan instansi. Bentuknya beragam , mulai dari  pemberian bantuan beasiswa bagi anak keluarga  miskin, pemberian jaminan kesehatan sampai pada bantuan- bantuan lainnya. Jika selama  ini  program penanggulangan kemiskinan  tak terpadu, sekarang program pengentasan kemiskinan itu kami coba sinkronkan,” ucapnya.
Pemprov akan memberikan stimulus dari berbagai  lintas SKPD  untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin di daerah tertentu. Jika  telah naik kelas, bantuan dialihkan masyarakat miskin lainnya. “Jadi, tak ada lagi  masyarakat miskin yang mendapatkan bantuan tumpang tindih. Pemberian bantuan dilakukan  secara merata, sehingga seluruh masyarakat miskin dapat meningkatkan kesejahteraannya,”  ujarnya.
Saat ini, Pemprov sudah  menyiapkan  7 gerakan terpadu (lihat grafis). Gerakan ini untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
Data Bappeda, Sumbar tercatat 416.102 KK miskin (rinciannya lihat grafis). “Padang paling banyak  jumlah penduduk miskinnya, disusul  Pesisir Selatan dan Agam. Data itu merupakan Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011,”  ujarnya.
Pemprov, katanya, akan mengarahkan program pengentasan kemiskinan pada dearah yang memiliki jumlah penduduk miskin terbanyak. Selain itu, membuat database penerima bantuan  penanggulangan kemiskinan by name by addres. “Jadi tak ada tumpang tindih  dalam penerima bantuan  penanggulangan kemiskinan,” ucapnya.
Saat ini, masih ada  241 nagari  tertinggal di  8  kabupaten dan kota. Rinciannya,  Kabupaten Kepulauan Mentawai  43 nagari, Pesisir Selatan 38 nagari,  Solok  24 nagari, Padangpariaman 35 nagari, Pasaman Barat  11 nagari,  Solok Selatan  24 nagari, Dharmasraya  32 nagari, Sijunjung 34 nagari.
241 nagari itu tertinggal dalam berbagai bidang, yakni pendidikan kesehatan, infrastruktur dan pertanian dengan produktivitas  rendah. “Semua program SKPD untuk penanggulangan  kemiskinan akan dikerahkan untuk “mengeroyok”  daerah  tertinggal. Penurunan persentase tingkat kemiskinan di Sumbar  telah ada. Ini terlihat dari tingkat  persentase dari tahun 2010 dengan 2011. Tingkat  kemiskinan tahun 2010 sebanyak 9, 50 persen dan tingkat kemiskinan tahun 2011 sebanyak 9.04 persen,” ujarnya.
Pemprov menargetkan tahun ini jumlah daerah  tertinggal di Sumbar berkurang. Jika tahun 2011 ada 8 daerah tertinggal, tahun ini diupayakan menjadi  7  daerah. Begitu setiap tahun. ”Ini target kami untuk pengurangan daerah tertinggal. Tentu bukan perkara  mudah, tapi bukan hal mustahil,” tuturnya.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menuturkan, program-program pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan ekonomi seperti program pensejahteraan  ekonomi masyarakat pesisir, pembangunan irigasi, air bersih, infrastruktur transportasi  seperti  tol, dapat memberikan multiplier effect  pada sektor-sektor lainnya dalam menunjang ekonomi masyarakat.
Untuk mengatasi pengangguran, dapat dilakukan dengan  menciptakan kesempatan dan lapangan kerja  baru  dengan mendorong investasi padat karya, terutama pelaksanan  proyek-proyek APBN dan APBD, di samping proyek  investasi  lembaga  swasta  dalam negeri dan luar negeri.
“Ini perlu koordinasi dan keterpaduan  program dalam  pelaksanaannya, baik dengan  pusat, maupun dengan kabupaten/kota. Sinergi program antardaerah  perlu ditingkatkan,” pungkasnya. (ayu)

 

 

 

Sumber: Padangekspres.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: