Leave a comment

Harga TBS Nyaris Tembus Rp 2.000 Per Kilo


Laporan wartawan Tribun Jambi, Fendry Hasari

pasamanbarat.com, Jambi – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Jambi terus membaik. Sejak akhir Maret lalu hingga pertengahan April ini, harga TBS terus menanjak. Kini, di periode 13-19 April ini, harganya nyaris menyentuh Rp 2.000 per kilogram.
Data yang dilansir Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi periode sekarang TBS umur tanam 10 tahun harganya menyentuh Rp 1.903,20 per kilogram, naik dari sebelumnya yang Cuma Rp 1.845,80.
Lalu berturut-turut untuk TBS umur tanam 9 tahun kebawah masing-masing Rp 1.846,84 per kilogram;  Rp 1.812,43; Rp 1.775,70 per kilogram.
Kabid Pengolahan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Putri Rainun Kamis (12/4) mengatakan, nilai hitung tersebut berdasar harga rata‑rata CPO saat ini  yang sebesar Rp 8.703,71 dan harga rata‑rata inti sawit  Rp 4.626,67. Sedangkan indeks K yang dipakai hasil analiasa penetapan harga TBS pada 15 Maret 2012 sekitar 88,63 persen.
Ketua Asosiasi Petani Sawit Seluruh Indonesia (Apkasindo) Jambi, Muhammad menyebut harga TBS tembus menembus Rp 1.900 per kilogram itu merupakan harga yang tertinggi selama ini. Sebelumnya, kata dia, hanya Rp 1.800 per kilogramnya.
“Lagipula, saat ini harga TBS di Jambi lebih mahal jika dibandingkan dengan di Medan dan Palembang,” ujarnya kepada Tribun melalui sambungan telepon.
Namun, tingginya harga kelapa sawit ini seolah datang di masa yang kurang tepat. Pasalnya, saat ini tanaman kelapa sawit sedang memasuki musim trek, yakni ketika produksi buah menurun.
Akibatnya, seperti yang dituturkan Putri, petani tidak bisa menjual TBS dalam jumlah banyak ke perusahaan. Meski demikian, ia yakin pendapatan petani terbantu karena harga TBS yang dibeli oleh perusahaan naik.
“Yang dikhawatirkan itu, TBS dari petani sedikit harganya pun rendah, kalau seperti ini petani bisa rugi,” ungkapnya.
Dikatakan Putri, imbas musim trek ini produksi crude palm oil (CPO) di perusahaan kelapa sawit mengalami penurunan. “Sementara permintaan ekspotir sawit masih stabil. Kondisi inilah yang membuat harga sawit terus mengalami kenaikan,” paparnya.
Penurunan produksi minyak sawit mentah itu mencapai 50 persen dari biasanya. Rata-rata produksi CPO pabrik kelapa sawit antara 400 ton-600 ton per hari.  “Tapi sekarang sekitar 250 ton per hari,” imbuhnya.
“Pihak perusahaan kesulitan untuk memenuhi produksi, padahal antara perusahaan dengan eksportir sudah memiliki kontrak. Agar bisa memenuhi permintaan itu perusahaan membeli tandan buah segar itu dengan harga mahal,” jelasnya.
Catatan Tribun dari tiga periode terakhir, 29 Maret 2012-19 April 2012 ini, harga TBS selalu mengalami kenaikan. Ambil contoh untuk TBS berumur tanam 10 tahun dari harga Rp 1.803,67 per kilogram naik menjadi Rp 1.845,80 dan Rp 1.903,20. (dry)

 

Penulis : fendry
Editor : deddy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: