Leave a comment

Binatang Menyerupai Tomcat Ditemukan di Pasaman Barat


Pasamanbarat.com Warga Pasaman Barat (Pasbar) harus hati-hati dan waspada. Pasalnya, serangga menyerupai tomcat yang disebut-sebut memiliki racun mematikan itu, kini mulai mewabah di  Pasbar, tepatnya di Simpang Ampek, Jalan Bundo Kanduang, belakang Kampus Yaptip Jorong Pasaman Baru Kenagarian Lingkuangaua, Pasbar.

Serangga mirip tomcat itu awalnya ditemukan oleh salah seorang warga, Minggu (22/4). Tak ayal, informasi tentang temuan itu pun membuat warga sekitar resah. Untuk itu, warga mengharapkan agar Dinas Kesehatan Kabupaten Pasbar segera memberantas hama serangga tersebut, karena dikhawatirkan hama itu dapat berkembang biak dan menjatuhkan korban.

‘’Saya sedang menonton TV bersama keluarga. Tiba-tiba di lantai berjalan semut menyerupai  tomcat. Saya tidak tau pasti apakah tomcat atau tidak. Yang jelas, mirip tomcat seperti serangga yang sering keluar di TV,’’ ujar Oon, 33,  di rumahnya, kemarin.
Setelah melihat serangga mirip semut itu, ia langsung memasukkannya ke dalam plastik. Namun tak berselang lama, tomcat itu pun mati.
Hal yang sama juga disampaikan Linda Sari Harahap. Ia juga pernah melihat tomcat di rumahnya saat menonton TV.  Ia langsung mem bunuh serangga itu dengan kayu.

‘’Saya juga pernah lihat serangga itu di rumah saya. Ketika itu saya dan anak saya sedang menonoton TV di rumah. Tiba-tiba ada serangga yang bentuknya mirip seperti tomcat,’’ jelas  Linda.

Salah seorang pemuda di belakang Yaptip, Zulkifli mengatakan, dengan adanya penemuan tomcat itu, warga berharap agar  jajaran Dinas Kesehatan segera turun tangan sehingga masyarakat tidak cemas dan resah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Pasbar, Lazwardi ketika dikonfirmasi Singgalang, Senin (23/4) mengatakan belum mengetahui adanya serangga tomcat itu di Pasaman Barat.

Namun kalau memang ada serangga membahayakan itu, ia akan menurunkan tim  ke lapangan untuk memastikan, apakah itu benar tomcat atau serangga yang mirip saja.

Karena, jika itu serangga itu memang tomcat dan jika ada warga yang digigitnya, dapat membahayakan tubuh seperti luka bakar dan melepuh. Namun sampai saat ini belum ada laporan masyarakat tentang serangga tomcat itu. ‘’Kita segera akan turun ke lapangan untuk mencek kebenaran informasi itu,’’ ujar Lazwardi . (ams)

 

 

Sumber: hariansinggalang.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: